Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Iklan Komik Dewasa di Game Anak, Simak Cara Melindungi Smartphone Anak dari Konten Vulgar!

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 25 Juli 2024 | 03:38 WIB
Postingan iklan komik dewasa di game anak.
Postingan iklan komik dewasa di game anak.

SOLOBALAPAN.COM - Belakangan warganet di media sosial X ramai membicarakan mengenai game anak-anak yang menampilkan iklan vulgar.

Dalam postingan yang diposting @araykidzz di platform X, terlihat ia sedang memainkan game untuk anak usia 3+. Namun, beberapa saat kemudian iklan dewasa muncul.

"Gue lagi mainin games office cat, ya games buat bocil, tp liat iklanya masa kayak gitu?"

"Ini yg ke ss sm gue cm itu doang tp aslinya ada adegan buka celana dan hampir ngeliatin bagian penetrasinya jg," ujar postingan yang beredar tersebut.

Belajar dari kasus itu, bagaimana cara agar smartphone anak aman dari konten dewasa?

Dosen Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Nurcahya Pradana Taufik Prakisya, ungkap beberapa penyebab munculnya iklan vulgar.

Menurutnya, kemungkinan pertama adalah adanya konten palsu yang beredar sebagai video.

Kemungkinan kedua adalah pihak dari pengembang game yang sengaja menampilkan iklan tersebut.

Kemungkinan ketiga yang diungkapkan adalah penggunaan smartphone biasa dipakai untuk mengakses konten negatif.

Hal itu dapat menyebabkan iklan yang diatur untuk menyesuaikan preferensi klik tertinggi secara otomatis menampilkan iklan vulgar.

Nurcahya juga menyebutkan bahwa serangan malware merupakan kemungkinan keempat.

Meskipun, ia menegaskan bahwa serangan malware umumnya tidak menampilkan iklan vulgar seperti yang viral di video tersebut.

Cara mencegah

Nurcahya memberikan beberapa tips kepada orangtua untuk mengamankan smartphone anak-anak dari iklan vulgar yang muncul saat berselancar di internet.

Salah satunya adalah memasang aplikasi pihak ketiga seperti Ad Blocker yang bisa diunduh dari Play Store.

Selain itu, dia menyarankan orangtua untuk secara rutin membersihkan cache dari gadget sebelum anak-anak menggunakannya.

Namun, yang paling penting menurutnya adalah pengawasan langsung dari orangtua.

Orangtua perlu memperhatikan dengan seksama apa yang diakses oleh anak-anak, baik melalui memantau history browser maupun dengan berkomunikasi langsung.

Rosihan Ari Yuana, seorang dosen Ilmu Komputer dari UNS, menambahkan bahwa pendampingan orangtua adalah hal terpenting dalam menghindarkan anak-anak dari paparan konten pornografi di smartphone.

Dia menekankan bahwa orangtua tidak boleh membiarkan anak-anak berselancar di internet sendirian.

Komunikasi terbuka dan pengawasan aktif dari orangtua dapat membantu melindungi anak-anak dari konten yang tidak pantas.

Selain tips sebelumnya, Rosihan Ari Yuana juga menyarankan agar orangtua memberikan aplikasi yang ramah anak di smartphone, seperti Youtube Kids.

Dia menekankan pentingnya fitur keamanan browser, seperti fitur safesearch yang tersedia di Chrome, yang dapat membantu memfilter konten tidak pantas.

Ia juga merekomendasikan untuk menginstal ekstensi browser untuk keperluan kontrol orangtua terhadap aktivitas online anak-anak.

Selain itu, Rosihan mengimbau orangtua untuk membatasi waktu anak-anak dalam berselancar di internet.

Pembatasan ini dapat membantu mengurangi risiko anak terpapar konten yang tidak sesuai.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, orangtua dapat lebih efektif melindungi anak-anak dari dampak negatif konten yang tidak pantas di internet. (did)

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #iklan komik dewasa #game anak #cara melindungi smartphone dari konten vulgar