SOLOBALAPAN.COM - Roy Kiyoshi memberikan kritik keras kepada peramal Hard Gumay terkait metode meramalnya.
Menurut Roy Kiyoshi, Hard Gumay sebenarnya memiliki kemampuan meramal yang baik.
Namun cara yang digunakan dianggap kurang etis karena tidak mempertimbangkan privasi artis yang menjadi objek ramalannya.
Roy Kiyoshi menilai bahwa pendekatan yang terlalu vulgar dapat membuat artis yang diramal menjadi takut dan khawatir.
Dia menekankan pentingnya menghormati privasi orang lain dan memastikan bahwa mereka merasa nyaman dengan proses ramalan tersebut.
"Orang memiliki hak privasi, mereka menjadi ketakutan jika disebutkan hal-hal semacam itu, yang membuat mereka terus memikirkannya."
"Jika Anda ingin meramal, itu terserah Anda, tetapi jagalah kenyamanan setiap artis," ujar Roy Kiyoshi kepada wartawan pada Senin (22/7).
Roy Kiyoshi mengungkapkan kekecewaannya terhadap ramalan Hard Gumay yang cenderung mengandung konotasi negatif, terutama dalam menyebutkan inisial artis.
Baginya, jika ingin menggunakan inisial artis dalam ramalan, sebaiknya hal itu mengacu pada pencapaian dan prestasi positif yang bisa menginspirasi artis tersebut.
Contohnya, Hard Gumay bisa meramalkan tentang pencapaian artis dalam memenangkan penghargaan atau prestasi lainnya yang menggembirakan.
Bukan malah mengenai hal-hal yang berkonotasi buruk yang menimbulkan ketakutan untuk yang bersangkutan.
Roy Kiyoshi mengecam langkah Hard Gumay yang hanya fokus pada ramalan yang mengandung berita tidak sedap atau negatif.
Baginya, penting untuk tidak membuat ramalan identik dengan hal-hal negatif karena hal tersebut dapat memberikan kesan yang kurang baik dan membuat artis menjadi tidak nyaman.
"Dilarang membuat ramalan yang identik dengan hal-hal negatif (kabar buruk)," tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga sebut Hard Gumay terlalu lebay dalam meramal.
“Jadi ya aku mengimbau, Untuk Hard Gumay Sebaiknya lebih calm down dalam meramal karena terlalu lebay,” ujar Roy Kiyoshi. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo