Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Video Pengeroyokan Sejumlah Pesilat kepada Polisi di Jember, Kini Pihak PSHT Siap Serahkan Pelaku!

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 23 Juli 2024 | 23:28 WIB
Tangkapan layar video sejumlah Pesilat dari Perguruan PSHT mengeroyok Polisi.
Tangkapan layar video sejumlah Pesilat dari Perguruan PSHT mengeroyok Polisi.

SOLOBALAPAN.COM - Dunia maya kembali dihebohkan dengan video pengeroyokan seorang polisi oleh sejumlah pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jember.

Insiden tersebut terjadi ketika anggota polisi sedang menghalau rombongan PSHT yang menutup jalan di pertigaan Jalan Hayam Wuruk, mengganggu arus lalu lintas.

Polres Jember segera menindaklanjuti dengan memburu para pelaku pengeroyokan, seperti yang dilansir Solobalapan.com dari akun X @Heraloebss pada Selasa, (23/7).

Sebuah video menunjukkan kekacauan di pertigaan jalan tersebut.

Kejadian itu terjadi di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Jember pada Senin, 22 Juli 2024.

Lima anggota polisi dari Kepolisian Sektor Kaliwates, yaitu Aipda Kusnadi, Aipda Parmanto Indrajaya, Aiptu Agus Sutikno, Bripka Andre, dan Bripka Radya, menjadi korbannya.

Aipda Parmanto Indrajaya mengalami luka parah pada wajah dan segera dilarikan ke RS Kaliwates.

Selain melakukan pengeroyokan terhadap polisi, sejumlah pesilat PSHT juga melempari mobil polisi yang berada di lokasi kejadian.

Bahkan, salah satu polisi harus dilarikan ke rumah sakit karena insiden tersebut.

"Kembali Berulah Rombongan Pendekar silat dari Perguruan PSHT Keroyok Polisi dan Lempari Mobil Patroli, satu orang Polisi dilarikan ke RS," tulis akun @Heraloebss.

Akun tersebut juga memberikan kronologi singkat tentang kejadian tersebut.

"Kronologis Pesilat Konvoi menutup jalan, polisi mengingatkan jangan menutup jalan, Pesilat Ngamuk. Lokasi: Jember," tulisnya.

Video viral ini menimbulkan beragam komentar dari netizen.

Banyak netizen menyayangkan insiden tersebut dan merasa iba terhadap korban.

"Jika banyak mudharatnya lebih baik dibubarkan saja," tulis @generasi***

"Pesilat kok gitu kaya preman," tulis @0xpoly***

"Ini polisi udah diserang, kalau sampe gak ditangkepin dan bubarin, Polisi bener-bener gak ada harga diri sih," tulis @kura2***

Setelah mengetahui anggotanya menjadi korban, Polres Jember langsung memburu para pelaku.

Dilansir Solobalapan.com dari laman ANTARA pada Selasa, (23/7), Polres Jember sedang memburu para pelaku pengeroyokan.

Polres Jember juga telah memanggil seluruh ketua ranting dan ketua cabang PSHT di wilayah tersebut.

Setelah dipanggil, Ketua Cabang PSHT Jember, Jono Wasinudin, menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan oknum anggota PSHT yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut kepada pihak berwajib. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#polisi #pengeroyokan #jember #pesilat #psht