Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bukan Tak Ada Petugas, Begini Kondisi Rumah Bersalin Puskesmas Sarongan yang Viral Usai Video Ibu Hamil Melahirkan di Dalam Mobil Beredar

Laila Zakiya • Selasa, 16 Juli 2024 | 02:25 WIB
Viral seorang ibu hamil terpaksa melahirkan di dalam mobil yang terparkir di halaman Puskesmas kosong.
Viral seorang ibu hamil terpaksa melahirkan di dalam mobil yang terparkir di halaman Puskesmas kosong.

SOLOBALAPAN.COM - Video ibu hamil yang terpaksa melahirkan di parkiran Rumah Bersalin Puskesmas Pembantu Sarongan Banyuwangi viral di media sosial.

Dikatakan sang perekam video, momen ibu hamil yang melahirkan di dalam mobil di parkiran Puskesmas Banyuwangi itu terpaksa dilakukan lantaran tak adanya petugas.

Kabar ibu hamil yang melahirkan di dalam mobil itu kemudian sampai ke telinga Kepala Puskesmas Sumberagung, dr Yulius Roni Satrio yang membawahi Rumah Bersalin Puskesmas Pembantu Sarongan.

Roni pun membeberkan kondisi sebenarnya pada saat kejadian.

Tak mengelak, Roni mengakui bahwa ibu hamil tersebut memang melahirkan di dalam mobil yang terparkir di hadapan Puskesmas Pembantu Sarongan.

Namun menurutnya, saat itu ada petugas. Hanya saja petugas yang saat itu berjaga merupakan petugas laki-laki.

“Saat kejadian tersebut hanya ada perawat laki-laki saja,” kata Roni, dilansir dari Radar Banyuwangi.

Ia menerangkan bila bidan yang bertugas jaga pagi saat itu sedang mengikuti acara lansia di Puskesmas Pembantu Pancer, Desa Sumberagung.

Sementara itu, seharusnya juga ada seorang perawat perempuan yang shift pagi.

Akan tetapi saat itu sang perawat juga memiliki agenda sehingga tak hadir di Puskesmas Pembantu Sarongan.

“Kebetulan perawat perempuan itu sedang ada acara Posyandu,” ungkapnya.

Baca Juga: Viral Lamine Yamal Lakukan Siaran Live di Ruang Ganti, Tak Sengaja Tunjukkan Momen Teman Satu Tim-nya Tanpa Busana: Yaampun Dik Yamal!

Meski demikian, ibu hamil itu tetap mendapatkan penanganan dari bidan.

“Saat di mobil bayi sudah lahir, hanya saja plasenta belum lepas, lalu dibantu bidan yang saat itu sampai di lokasi,” ujar Roni.

Roni mengungkapkan bahwasanya pihaknya memang kekurangan tenaga bidan jaga.

Mulanya ada 8 bidan, namun kini ia harus kehilangan satu orang bidan yang diterima PPPK.

“Sehingga saat shift pagi hanya satu bidan senior yang jaga ditemani perawat. Sedangkan shift sore dan malam dijaga oleh dua bidan,” pungkasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #puskesmas #ibu hamil #melahirkan #banyuwangi