SOLOBALAPAN.COM - Kecelakaan maut menelan korban jiwa terjadi jalan tol Solo-Ngawi dan melibatkan korban jiwa.
Polres Boyolali bersama TAA Polda Jateng dan Tim traffic accident analysis (TAA) dari Ditlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) melakukan olah TKP Kecelakaan maut di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 jalur B atau arah timur ke barat Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak.
Laka maut ini menewaskan enam orang dan menyebabkan 14 korban luka-luka.
Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi menjelaskan polisi masih dalam pendalaman terkait penyebab kecelakaan tersebut.
Dia menerangkan rombongan dari Surabaya ini menaikin minibus Isuzu Elf dengan nopol AG 7710 V. Ada 22 penumpang sekaligus sopir.
"Kendaraan berjalan dari arah timur ke barat. Dari arah Jawa Timur, Surabaya ke arah Solo dengan tujuan Jogjakarta menggunakan Isuzu Elf dengan membawa 22 penumpang plus sopirnya. Kemudian sesampainya di lokasi itu menabrak truk yang di depannya," jelasnya pada Sabtu (13/7).
Minibus itu menghantan bemper belakang truk sumbu tiga muatan bata ringan yang melaju di sisi kiri.
"Akibatnya ada 14 orang luka ringan, enam meninggal dunia, dan dua dalam kondisi sehat wal afiat," jelasnya.
Saat ini pihaknya tengah melakukan olah TKP dan identifikasi korban.
Pihaknya akan melakukan penyidikan lanjut laka maut ini. Dia menyebut ada beberapa dugaan sementara penyebab kecelakaan.
"Pada saat normal, jam tersebut terjadi pada saat orang mengantuk ya. Normal-normalnya orang tertidur. Jadi kami menduga, satu sopir mengantuk atau tertidur pada saat bawa kendaraan. Yang kedua itu, rem blong. Jadi ini masih penyelidikan kita, apakah sopir mengantuk atau rem dalam keadaan blong. Tapi ini masih dalam pengolahan TKP dan masih dalam penyelidikan," terangnya. (rgl)
Editor : Nindia Aprilia