SOLOBALAPAN.COM - Meninggalnya FN, 18 yang merupakan Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Klaten menjadi sorotan karena kejadiannya yang mengenaskan.
Diketahui korban meregang nyawa usai rekan-rekannya merayakan ulang tahun korban dengan mengguyur tepung dan menceburkan FN ke kolam.
Kejadian tersebut terjadi pada Senin (8/7) tepat di hari ulang tahun FN yang seharusnya menjadi hari bahagia sang Ketua OSIS.
Diketahui, dalam kejadian ini FN tersengat arus listrik saat berada di air hingga dirinya tidak bisa menyelamatkan diri dan meninggal dunia.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun naasnya nyawa korban tidak bisa terselamatkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh Solobalapan.com melalui wartawan jawapos radar solo, kasus yang menghilangkan nyawa FN ini tidak akan berlanjut.
Diketahui dalam hal ini Kapolsek Cawas AKP Umar Mustofa mengungkapkan bahwa kasus ini tidak berlanjut karena pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut.
Keluarga korban yaitu orang tua FN telah menandatangani surat pernyataan tentang tidak berlanjutnya kasus tersebut.
Bukan hanya orang tua, tanda tangan kasus ini juga turut melibatkan kepala desa di Mapolsek Cawas pada Senin (8/7).
"intinya tidak mau melanjutkan proses hukum tersebut dan dianggap musibah" ujar umar.
Sementara itu, di akun instagram @prabawiyatatama yang merupakan instagram milik SMAN 1 Cawas di banjiri komentar warganet.
Sayangnya untuk saat ini (9/7) komentar di akun tersebut telah dibatasi dan hanya beberapa yang bisa terlihat.
"usut tuntas kasusnya" tulis @dmsdzk.
"nyawa tukar nyawa, sila ke 5" tulis @dmsdzk.
"Semoga ada keadilan untuk almarhum" tulis @nitas3055.
"Harus ada keadilan!" tulis @ragilliyachiwi2.
Dalam hal ini pihak keluarga telah menutup kasus tersebut dan menganggapnya sebagai musibah. (nda)
Editor : Nindia Aprilia