Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kocak! Akses ke Server PDN Milik Pemerintah Cuma Pakai Password Admin#1234, Netizen: Lebih Rumit Password Hotspot!

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 9 Juli 2024 | 02:39 WIB
Ilustrasi: Password lemah digunakan untuk akses server PDN.
Ilustrasi: Password lemah digunakan untuk akses server PDN.

SOLOBALAPAN.COM - Bukan hal yang aneh jika netizen mengkritik kelemahan pemerintah. Dalam kasus terbaru, terungkap bahwa Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) mengalami kebocoran data akibat serangan ransomware, yang membuka fakta mengejutkan.

Di platform X atau yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, ramai dibahas mengenai penyebab kebocoran data PDNS yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Diduga, celah keamanan ini muncul karena kelalaian atau kemungkinan adanya keterlibatan orang yang memiliki akses dekat ke server PDNS.

Akun X @kafiradikalis mengungkapkan bahwa kebocoran data PDNS diduga berasal dari orang dalam sejak tanggal 11 Oktober 2022.

Lebih parahnya lagi, data tersebut kemudian diunggah dan dibagikan secara gratis di website berbagi dokumen Scribd.

Namun, melalui penelusuran lebih lanjut, data tersebut masih dapat ditemukan. Terungkap fakta yang mengejutkan bahwa akses ke server Pusat Data Nasional hanya menggunakan kata sandi yang sangat lemah dan mudah ditebak.

Dalam selembaran dokumen yang berjudul 'Akses Layanan Pusat Data Nasional Sementara (Government Cloud)', terungkap bahwa password untuk mengakses server PDN hanya menggunakan kata sandi Admin#1234.

Dokumen tersebut diduga diunggah oleh seseorang yang memiliki akses internal ke laman berbagi dokumen Scribd, dan mencantumkan informasi mengenai akses ke server yang seharusnya dimiliki oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dokumen tersebut juga menyertakan link yang memungkinkan siapa saja untuk mengunduh data terkait BPKP.

Mengenai hal ini, pemerintah menyatakan sedang melakukan investigasi mendalam. Namun, informasi sejauh mana investigasi tersebut berjalan masih belum diketahui dengan pasti.

Semuel A. Pangerapan (Semmy), Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengungkapkan hal ini dalam konteks pengunduran dirinya, sambil menyatakan bahwa semua pihak terkait sedang melakukan investigasi terhadap insiden ini.

Netizen pun berbondong-bondong memberikan komentar menggelitik mengenai hal tersebut. Seperti yang dilansir Solobalapan.com di akun Instagram @folkative.

"Password hotspot gw lebih ribet jir," tulis @sa****

"harusnya passwordnya itu uvuvvwewe ugwemubwem osas," tulis @ed****

"Namanya juga Kominfo, K nya itu kocak," kata @ra****

"Emang boleh se easy ituu," ucap @as****

Kasus ini menunjukkan pentingnya keamanan data di lembaga pemerintah, serta peran netizen dalam mengawasi dan mengkritisi masalah keamanan digital yang dapat mempengaruhi banyak orang. (did)

Baca Juga: Sistem PDN Lumpuh Diserang Hacker Berhari-hari, Budi Arie Diminta Tanggung Jawab, Buntut Blokir Judol?

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#PDNS #netizen #twitter #kominfo #PDN