SOLOBALAPAN.COM - Influencer saham Ahmad Rafif Raya tengah jadi sorotan setelah muncul kabar jika dirinya gagal mengelola dana milik para nasabah hingga Rp71 miliar.
Diamanahi dana investasi dari 34 member, kredibilitas Ahmad Rafif Raya langsung hancur seketika.
Padahal terungkap bahwa saat awal mula meniti karirnya sebagai manajer investasi, Ahmad Rafif Raya mengklaim dapat memberikan imbal hasil atau return hingga 40 persen kepada para nasabahnya.
“Di medsos, dia memberikan iming-iming cuan gede dengan return 40 persen setahun,” tulis informasi di Stockbit.
Dari iming-iming yang dijanjikannnya tersebut, sebanyak 34 orang member atau nasabah pun akhirnya memercayakan dana kepada pria berinisial ARR tersebut.
“Klien dengan dana paling besar adalah 10 Miliar sedangkan klien dengan dana paling kecil adalah 135 juta rupiah." tulisd dalam artikel tersebut.
Kini, muncul kabar bahwa investasi yang dikelola Ahmad Rafif Raya itu mengalami kegagalan.
Kabar tersebut pertama kali muncul melalui akun X milik @profesor_saham.
Unggahan akun X tersebut lantas mengarah pada akun Instagram @/waktunyabelisaham.
Diketahui melalui akun Instagram pribadinya, Ahmad Rafif Raya juga mengungkapkan jika dirinya adalah pemilik akun Instagram tersebut.
Untungnya, Ahmad Rafif Raya akhirnya muncul dan mengatakan jika dirinya akan bertanggung jawab atas kegagalan pengelolaan dana investasi tersebut.
Dalam surat pernyataannya yang beredar, Ahmad Rafif Raya mengaku akan menganggap kerugian tersebut sebagai utang dan akan membayarkannya kepada para member.
“Saya mengakui telah melakukan kesalahan dalam pengelolaan investasi yang saya jalnkan karena saya bertransaksi dan mengalami kerugian namun melaporkan dan memberikan keuntungan kepada para investor,” pungkasnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya