SOLOBALAPAN.COM - Seorang influencer crypto dikabarkan dipanggil polisi baru-baru ini.
Kabar adanya influencer crypto dipanggil polisi tersebut sebelumnya muncul dari akun X @/profesor_saham.
Kemudian akun @/investorgabut juga menyampaikan kabar serupa mengenai dugaan adanya influencer crypto yang dipanggil polisi.
Menurut akun tersebut, kasus influencer crypto ini akan menjadi kasus Indra Kenz jilid dua.
Sebelumnya, influencer Indra Kenz ditangkap polisi atas kasus pencucian uang terkait investasi crypto.
Kini, influencer serupa juga disebut melakukan dugaan kasus serupa.
'Barusan baca, lagi rame Indra Kenz jilid dua tp bukan di binomo, melainkan crypto/bitcoin.
Dan kalo dr kronologisnya parah banget gw liat.' tulis akun X @/investorgabut, dikutip pada Senin, 1 Juli 2024.
Dugaan tersebut lantas mengacu pada sosok Timothy Ronald.
Apalagi melalui kolom komentar, banyak yang memberikan clue soal sosok pria yang dikenal sebagai 'Raja Kripto' itu.
'Mclaren lu warna apa bos?' tulis akun @/dulponi, mengutip kalimat yang penah disampaikan oleh Timothy Ronald.
'Inisial raja kripik bukan?' sindir @/Lliloes.
'apakah founder ulti nolan?,' tanya @/aammuhammad_.
'Masih nebak nebak apa dia inisial TR yak,' sebut akun @/tahun1990_.
Menurut para warganet, sosok influencer crypto satu ini tak secara langsung mengelola dana milik para member.
Namun ia disebut membuka kelas crypto dengan harga yang fantastis.
'Tapi dia pinter sih. Bukan crowdfunding
Tapi buka kelas,' kata @/DeilyUpdate.
'17 juta mu jadi apa bos,' ucap @/hxcbtc menyebut harga kelas influencer crypto tersebut.
Meski muncul berbagai dugaan terkait sosok yang influencer crypto yang dimaksud, namun belum ada informasi resmi mengenai hal tersebut.
Akun Instagram milik Timothy Ronald juga masih terlihat aktif hingga saat artikel ini ditayangkan.
Sehingga nama Timothy Ronald yang diduga dipanggil polisi baru-baru ini hanyalah sebatas opini para warganet semata. (LZ)
Editor : Laila Zakiya