SOLOBALAPAN.COM - Viral pengakuan seorang kepala desa atau Kades di Situbondo.
Kades Curah Cottok, Situbondo, Kades, H Mohamad Samsuri Abbas mengungkapkan bahwa salah satu warganya mengalami tindakan diskriminasi.
Menurut keterangan sang kades, warganya mendapat tindakan tidak menyenangkan itu dari pihak Dinas Pendidikan atau Disdik Kabupaten Situbondo.
Di sebelah sang Kades, terlihat seorang bocah wanita yang membawa piala yang cukup tinggi.
Bocah berambut sebahu itu mengenakan baju seragam pramuka.
Disebutkan oleh sang Kades, bocah tersebut rupanya baru saja menang dalam kejuaraan atlet cilik.
"Ini warga saya, siswa SD Curah Cottok yang menjadi juara atlet cilik di kabupaten Situbondo tetapi sayangnya oleh Dinas Pendidikan yang selaku penyelenggara diperlakukan tidak adil," kata sang Kades.
Menurut keterangan Mohamad Samsuri Abbas, hadiah yang seharusnya diterima bocah tersebut juga disunat oleh oknum.
"Info awal hadiahnya katanya satu setengah, satu juta lima ratus, tapi dikasih lima ratus ribu," ungkapnya.
Kades yang tampak mengenakan kopiah di kepalanya itu juga menunjukkan uang sebesar Rp500 ribu yang berada di tangannya.
Bahkan, sebagai juara satu bocah itu tak diperlakukan istimewa.
"Itupun diantar ke sekolah," ucap Kades itu.
"Tidak ada undangan khusus untuk mereka ini," tambahnya.
Padahal, sosok yang menjadi juara kedua justru mendapat perlakuan baik dari pihak Disdik selaku penyelenggara.
"Dinaikkan ke juara satu di undangan khusus itu adalah yang juara dua. Alasannya karena tidak daftar secara online. Nah ini kan aneh nih," tukasnya. (LZ)
Editor : Laila Zakiya