Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Geger Seorang Bayi Meninggal Dunia setelah Vaksin di Sukabumi, Sempat Kejang saat Tidur

Laila Zakiya • Rabu, 19 Juni 2024 | 21:09 WIB
Seorang bayi di Sukabumi meninggal dunia setelah diberi 4 vaksin sekaligus.
Seorang bayi di Sukabumi meninggal dunia setelah diberi 4 vaksin sekaligus.

SOLOBALAPAN.COM - Kabar seorang bayi yang meninggal dunia menggegerkan publik.

Pasalnya bayi di Sukabumi itu dikabarkan meninggal dunia sesaat setelah mendapatkan vaksin.

Adalah bayi berinisial M yang dikabarkan meninggal dunia sesaat setelah vaksin tersebut.

Kejadian tersebut bermula pada 6 Juni 2024 lalu.

Saat itu, bayi M dan orang tuanya datang ke posyandu untuk menimbang berat badan.

Saat dicek oleh bidan, rupanya bayi M tercatat baru mendapatkan vaksin Hb0, pada saat kelahirannya.

Padahal bayi M diketahui berusia 2 bulan 28 hari.

Dengan usia tersebut, seharusnya bayi M sudah mendapatkan vaksin BCG, Pentavalen, polio satu, ditambah dengan Rotavirus.

Bayi M kemudian diminta untuk melakukan vaksin susulan pada 11 Juni 2024 di Puskesmas setempat.

Sesuai prosedur sebelum vaksin, bayi M diperiksa keadaan kesehatannya.

Saat itu bayi M diketahui sedang dalam keadaan tidak diare, batuk, pilek, maupun demam.

Baca Juga: Gak Perlu Paksa Iptu Rudiana, Dedi Mulyadi Yakin Sosok Ini Bisa Bongkar Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Dengan kondisi kesehatan tersebut, bayi M kemudian diberikan 4 vaksin sekaligus dalam satu kali kedatangan.

Tak begitu saja, bayi M sempat diminta menunggu untuk melakukan observasi.

Setelah observasi, bayi M tak menunjukkan gejala apapun dan dinyatakan boleh pulang.

Ketika sudah berada di rumahnya, bayi M diberikan susu formula oleh sang ibu.

Ketika tertidur, bayi M mulai mengalami kejang-kejang.

Sang ibu langsung membawa bayinya ke rumah sakit terdekat, sayangnya bayi M tak merespon dan dinyatakan meninggal dunia.

"Secara program vaksin boleh diberikan langsung berbarengan dan dari mentri kesehatan pun memperbolehkan vaksin diberikan bersamaan dengan vaksin lain," jelas dr Wita Darmawanti sebagai Ketua P2P Kepala Bidang Dinas Kesehatan Sukabumi, dilansir dari YouTube Metro TV.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan atas kasus bayi meninggal setelah melakukan vaksin tersebut. (LZ)

Editor : Laila Zakiya
#sukabumi #vaksin #Bayi Meninggal Dunia