SOLOBALAPAN.COM - Seorang bocah bernama Naila atau Rubby jadi sorotan lantaran disebut-sebut ngebet pengin ponsel iPhone.
Saking penginnya, Naila sampai melakukan aksi tak terpuji dengan mencuri 2 HP iPhone di sebuah konter ponsel.
Aksi bocil curi iPhone itu terjadi pada saat malam takbiran, 17 Juni 2024.
'WOY INGGIT NAILA QINTARI, RUBBY, ATAU NADHMA!
Malem takbiran bukannya ke masjid malah maling iPhone dua biji ajg. Gak kaleng kaleng lagi, iPhone 15 sama iPhone 11 pro. Bae Bae nangis lu' tulis akun X @/cakefactory_jkt.
Dibeberkan oleh akun yang mengaku sebagai rekan pemilik konter, Naila mulanya datang bak pembeli pada umumnya.
Ia kemudian memillilh dua ponsel iPhone, yakni iPhone 15 dan iPhone 11 Pro.
Saat itu, tak ada yang mencurigakan.
Hanya saja, para penjaga konter mengaku seolah merasa terhipnotis saat melayani Naila.
Mereka selalu berkata 'iya' pada apapun yang dikatakan oleh bocah tersebut.
Hingga akhirnya, Naila memilih dua seri iPhone tersebut.
Naila memutuskan untuk membayar menggunakan GoPay dengan total pembelian Rp20,1 juta.
Bukti transfer pun sudah dipersiapkan oleh Naila.
'Transaksi terjadi. Genjreng. Si Nadhma, transfer pake gopay. Karena disana bisa pembayaran pakai ewallet juga. Bukti transfer gue lampirin ya. Gaada yang aneh kan? Kaya transferan biasa aja gitu.' cuit akun X tersebut.
Setelah mengirimkan bukti transfer, Naila atau Nadhma atau Rubby itu mengaku harus segera pergi.
'Nah sistem di Iphone by Sheila ini, kalau ada transaksi, bukti transfer bakal di share ke grup admin dan di check dulu bener ga udah di TF atau payment. Selagi nunggu proses checking, si Nadhma alesan lagi buru buru disuruh pulang sama mamahnya ceunah.' sebbut cuitan di X itu.
Akhirnya pelaku pergi bersama dengan pacarnya yang sudah berada di luar konter.
Ketika dihubungi kembali untuk mengonfirmasi bukti transfer, Naila banyak mengelak.
Bahkan saat diminta untuk mengembalikan unit HP yang dibelinya, Naila hanya berjanji dan tak pernah menepatinya dengan berbagai alasan.
Pemilik konter ponsel lantas melaporkan aksi bocah itu ke polisi.
Namun karena pelaku yang masih berusia belia, maka pemilik konter hanya memintanya untuk merekam permintaan maaf dan membiarkannya mendapat sanksi sosial.
Akibat aksinya itu, media sosial milik Naila pun digeruduk oleh netizen.
Bahkan sejumlah pihak membuat akun bodong dengan nama seperti media sosial milik Naila. (LZ)
Editor : Laila Zakiya