SOLOBALAPAN.COM - Pemerintah menyiapkan sebuah aplikasi media sosial baru untuk menggantikan X yang kabarnya akan segera diblokir dari Tanah Air.
Untuk menggantuikan X, pemerintah menyiapkan aplikasi dengan nama Elaelo.
Namun munculnya aplikasi Elaelo ini justru mendapat imej buruk di kalangan masyarakat.
Apalagi, masyarakat kesusahan mengakses aplikasi Elaelo.
Seperti dilansir dari Jawa Pos, memang sudah ada menu untuk mendaftar akun di aplikasi dengan domain dot id tersebut.
Namun ketika dicoba, pengguna tak bisa melakukan pendaftaran meski sudah berulang kali menjajal.
Di kanal 'About Us' juga tak tertera informasi apapun. Hanya berisi tulisan 'Ela Elo is here...'.
Selain itu, kelemahan dari aplikasi pemerintah itu juga dibongkar oleh akun X @/dhemit_is_back.
Pasalnya, nama domain di aplikasi tersebut malah diprivat.
'Elaelo Masuk g jls,mana cookies gak ada opsi, jadi yg login kudu accept all.
Disitusnya ada logo garuda, pas dicek di http://who.is registrar-nya diprivat, IG-nya diprivat,developer pun gak jelas.awas aja kalo ini afiliasinya
Mau Pising rakyat Kominfo?' tulis cuitan di akun tersebut.
Diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Kominfo memang menjalankan upaya membuat media sosial sendiri.
Hal tersebut dilakukan lantaran pemerintah segera melakukan pemblokiran terhadap aplikasi X.
Aplikasi X, menurut pemerintah, akan segera diblokir lantaran banyak mengandung konten pornografi.
"Ini nanti saya pelajari. Pasti diblokir ini kalau sudah membolehkan kayak gini. Makanya kita pelajari," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan di Jakarta pada Jumat, 14 Juni 2024 lalu.
Kominfo berharap dengan diblokirnya X nantinya, ruang digital di Tanah Air akan menjadi lebih sehat.
"Kita bersurat itu ada konten pornografi tolong di take down. Itu sudah ratusan ribu yang di X itu, yang kita temukan banyak sekali, paling banyak di sana memang," sambungnya. (LZ)
Editor : Laila Zakiya