SOLOBALAPAN.COM - Eks Kapolda Jafar Anton Charliyan mengungkapkan sikap ayah Eki, Iptu Rudiana pada saat kasus Vina Cirebon terbongkar kasus 2016 lalu.
Menurut keterangan eks Kapolda Jabar tersebut, Iptu Rudiana sempat dilanda ketakutan saat kasus Vina Cirebon pertama kali terungkap.
Anton mengatakan jika pada saat itu Iptu Rudiana memutuskan untuk menyerahkan kasus tersebut untuk ditangani oleh Polda Jabar.
Padahal kasus kematian Vina dan Eki itu mulanya ditangani oleh Polres Cirebon.
Keputusan tersebut dilakukan oleh Iptu Rudiana lantaran ia tak ingin memihak dalam kasus pembunuhan yang menewaskan putranya itu.
Pada saat kasus tersebut muncul, dikatakan Anton bahwa muncul isu liar di masyarakat yang mengatakan bila pelaku pembunuhan kasus Vina Cirebon akan diserang massa.
"Karena saat itu orang tua Eky takut netralitasnya kurang maksimal maka ditarik ke Polda dan kedua saat itu memang sudah sedikit meriak-riak kecil karena dianggap pelaku itu sadis dan kejam sehingga ada isu-isu akan diserang masyarakat," kata Anton dalam YouTube Kang Dedi Mulyadi, dilansir pada Jumat, 14 Juni 2024.
"Mangkanya untuk meminimalisir masalah jadi ditarik lah ke Polda Jabar," lanjutnya.
Anton juga saat itu memberikan sedikit nasihat kepada sosok Iptu Rudiana.
Ia menerangakan bila keterangan para pelaku pasti tak ada yang mau dengan gamblang mengakui kesalahannya sendiri.
"Kebanyakan para pelaku sampai sidang pun tidak ada yang mau mengaku, termasuk Jessica (Wongso -red) tidak mau mengaku, cak gus Munir juga tidak mengaku, kenapa? karena kesaksian mahkota itu pasti membela dirinya, mangkanya harus ditengahi bukti mati," ucap Anton.
Kini, ayah Eki Iptu Rudiana sudah dipanggil mengenai kasus kematian Vina Cirebon.
Iptu Rudiana diperiksa oleh divisi Propam Polri.
Digelar secara tertutup dan tak diketahui awak media, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengungkapkan jika Iptu Rudiana diperiksa oleh tim pengawas internal dan eksternal.
"Kita tunggu seperti apa pemeriksaan yang sudah dilakuan baik tim pengawas internal dan eksternal," kata Kombes Pol Jules Abraham dikutip dari tayangan Kompas TV. (LZ)
Editor : Laila Zakiya