SOLOBALAPAN.COM - Asprov PSSI Jawa Tengah memberikan sanksi berat kepada salah satu wasit yang menjadi korban pengeroyokan dalam pertandingan tarkam Piala Bupati Semarang Bener Bersatu Cup 2024.
Sosok wasit yang diberi sanksi tersebut yakni Hadi Suroso. Ia menjadi salah satu wasit yang menjadi korban pengeroyokan oleh Bayu Pradana dan kawan-kawan di ajang Piala Bupati Semarang 2024 yang berlangsung Minggu (2/6).
Wasit Ridwan Prayitno, yang juga menjadi sasaran kekerasan, telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian melalui pengacaranya.
Hasil sidang Komite Disiplin Asprov PSSI Jawa Tengah pada Senin (10/6) menunjukkan bahwa Hadi Suroso, korban penganiayaan, juga diberi sanksi.
Putusan Komdis Asprov PSSI Jawa Tengah ini tidak hanya memberikan hukuman atas tingkah laku buruk pemain tetapi juga atas kegagalan panitia pelaksana pertandingan untuk menjaga ketertiban dan keamanan pertandingan.
“Askab dalam hal tanggung jawab pada penerbitan administrasi pendukung terselenggaranya kegiatan serta kewenangan dalam menugaskan perangkat pertandingan,” tulis Asprov PSSI Jateng.
“Hukuman dari Komdis PSSI Jateng ini dapat dilakukan karena pertandingan Piala Bupati Semarang, Bener Bersatu Cup 2024 mendapat rekomendasi dari Asosiasi Kabupaten (Askab) Semarang,” tambahnya.
Menurut informasi, Hadi Suroso, korban pengeroyokan, juga merupakan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Semarang. Komdis Asprov PSSI Jateng menganggap dia juga melakukan pelanggaran.
“Tanggung jawab pada penerbitan administrasi pendukung terselenggaranya kegiatan serta kewenangan dalam menugaskan perangkat pertandingan,” tulis hasil putusan Komdis Asprov PSSI Jateng.
Pelanggaran tersebut menyebabkan Hadi Prayitno, yang juga seorang anggota TNI aktif, dihukum larangan seumur hidup untuk berpartisipasi dalam perangkat pertandingan PSSI.
“Larangan menjadi perangkat pertandingan sepakbola PSSI selama seumur hidup. Menghukum Askab PSSI Semarang, Hadi Suroso, selaku ketua berupa teguran keras dan diminta menjaga etika berorganisasi serta memperbaiki tata kelola organisasi Askab PSSI Semarang,” pungkas putusan tersebut.
Tak hanya itu, Komdis PSSI Jateng memberikan sanksi berat kepada pemain Liga 1 yakni Bayu Pradana, Ilham Zusril, dan Heri Susanto. Bayu dan Ilham bermain untuk Barito Putera, sedangkan Heri Susanto bermain untuk Persita Tangerang.
Editor : Didi Agung Eko Purnomo