SOLOBALAPAN.COM - Terungkap detik-detik Briptu Rian Dwi Wicaksono dibakar hidup-hidup oleh Briptu Fadhilatun Nikmah.
Buntut isi ATM Briptu Rian yang nyaris ludes, sang istri yakni Briptu Dila dibuat geram.
Baru saja menerima gaji ke 13 sebesar Rp2,8 juta, isi ATM Briptu Rian yang dicek oleh Briptu Dila hanya tersisa Rp800 ribu.
Amarah Briptu Dila langsung memuncak, apalagi mengingat Briptu Rian yang gemar bermain judi online slot.
Ia pun membeli sebotol bensin sepulangnya dari ATM.
Briptu Dila kemudian meminta Briptu Rian untuk segera kembali ke rumahnya.
Sang istri bahkan mengancam akan membakar anak-anaknya jika Briptu Rian tak segera kembali ke rumahnya.
Saat sang suami tiba pada pukul 10.30 WIB, pelaku kemudian meminta Marfuah ART-nya untuk membawa ketiga anaknya bermain ke luar rumah.
Sang suami kemudian diborgol oleh Briptu Dila di tangga yang berada di garasi rumahnya.
Kemudian, bensin yang sudah disimpan di atas lemari garasi disiramkan oleh pelaku di wajah dan tubuh korban.
Ia juga membawa sebuah korek api dan tisu yang kemudian disulutnya.
"Ini lo yang, lihaten iki," kata Briptu Dila, dikutip dari Radar Mojokerto.
Api kemudian menyambar ke tubuh Briptu Rian. Posisinya yang tak berdaya membuatnya tak bisa melakukan apapun.
Menjerit kesakitan, Briptu Rian ditolong pertama kalinya oleh Bripka Alvian Agya Permana yang berada di dekat insiden penganiayaan.
Bripka Alvian berusaha memadamkan apinya dengan menggunakan baju jugodi yang tebal.
Akibat insiden tersebut, Briptu Rian mengalami luka bakar hingga 96 persen.
"Kronologi awal masih kami lakukan pemeriksaan. Yang penting ini adalah konflik dalam keluarga, dan kebetulan keduanya adalah anggota Polri," sambungnya.
Briptu Rian sempat dibawa ke rumah sakit namun berakhir meninggal dunia setelah dirawat selama kurang lebih 25 jam. (LZ)
Editor : Laila Zakiya