SOLOBALAPAN.COM - Aksi Briptu Fadhilatun Nikmah yang nekat membakar suaminya, Briptu Rian Dwi Wicaksono viral di media sosial.
Briptu Fadhilatun Nikmah atau yang kerap disapa Dila itu tega membakar sang suami lantaran persoalan ekonomi di dalam keluarga mereka.
Sebelum nekat membakar Briptu Rian, Briptu Dila rupanya juga sempat memberikan ancaman kepada suaminya.
Diketahui, kini Briptu Rian dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami luka bakar 90 persen akibat ulah istrinya itu.
Aksi istri bakar suami itu terjadi di kompleks Asrama Polisi Kota Mojokerto, Jalan Pahlawan, Sabtu, 8 Juni 2024 lalu.
Mulanya, Briptu Dila memeriksa isi ATM suaminya setelah mendapatkan gaji ke 13.
Seharusnya berisi Rp2,8 juta sesuai dengan gaji ke 13 yang diterimanya, namun isi ATM Briptu Rian nyaris ludes dan hanya menyisakan Rp800 ribu saja.
Briptu Dila lantas meminta suaminya segera pulang dan cekcok pun terjadi.
Ia sempat mengancam akan membakar anak-anaknya jika sang suami tak segera pulang.
Bahkan, Briptu Dila sudah mempersiapkan sebotol bensin yang kemudian difoto dan dikirimkannya kepada sang suami.
"Apabila tidak pulang semua anak-anaknya akan dibakar," tulis Laporan polisi nomor LP/A/18/VI/2024/Spkt/Polres Mojokerto Kota/Polda Jawa Timur.
Pelaku kemudian membawa suaminya ke dalam rumah dan menguncinya, sementara ketiga anaknya bersama ART diminta untuk bermain di luar rumah.
Setelah cekcok, pelaku sempat memmborgol tangan kiri korban di tangga garasi rumah.
Tak pelak, Briptu Dila yang sudah memuncak amarahnya langsung menyiram bensin ke muka dan badan suaminya lalu membakarnya hidup-hidup.
"Korban berusaha keluar garasi namun tidak bisa karena terhalang mobil dan juga tangan kiri dalam keadaan terborgol di tangga lipat," rinci laporan tersebut.
Sempat dibawa ke rumah sakit setelah kondisinya mengenaskan, Briptu Rian akhirnya dinyatakan meninggal dunia usai dibakar oleh Briptu Dila. (LZ)
Editor : Laila Zakiya