SOLOBALAPAN.COM - Motif di balik aksi Raihany atau Hanny merekam video tak senonoh yang mengorbankan anaknya terungkap.
Hanny kini harus mempertanggungjawabkan tindakannya melecehkan sang anak dengan berada di balik jeruji besi.
Diungkap pihak kepolisian, Hanny tega merekam tindakan asusila dengan mengorbankan anaknya itu karena persoalan keuangan.
Menurut penuturan Hanny, mulanya ia hanya menyanggupi sebuah tawaran pekerjaan dengan membagikan foto syur miliknya.
Namun rupanya foto syur itu yang kemudian menjadi bumerang bagi Hanny.
Pemilik akun Icha Shakila yang mulanya memberikan tawaran pekerjaan tersebut justru mengancam akan menyebarkan foto pribadinya itu.
Hanny kemudian diminta untuk melakukan merekam aksinya menyetubuhi sang anak.
Bahkan Hanny juga diarahkan mengenai skenario dan gaya dalam video tak senonoh itu oleh pemilik akun Facebook Icha Shakila.
Hanny nekat melakukan aksi bejatnya itu setelah diiming-imingi bayaran Rp15 juta dari sang pemilik akun Facebook.
Ia menyanggupinya lantaran saat itu terdesak kondisi keuangan.
Sementara itu, Hanny diketahui memiliki seorang suami, ayah dari anak berbaju biru yang viral tersebut.
Namun sang suami diketahui hanya berprofesi sebagai seorang pengamen.
Sehingga kondisi keuangan keluarga Hanny dinilai masuk dalam kategori miskin.
Kondisi rumah yang ditinggali Hanny dan keluarga pun dapat dilihat dari unggahan media sosialnya.
Dari berbagai momen yang dibagikan oleh Hanny, terlihat rumah yang cukup gelap dan berantakan.
Bahkan tembok di rumah yang ditempati Hanny hanya dilapisi semen, dan tak dicat.
Barang-barang milik keluarga Hanny juga terlihat tertata seadanya.
Dalam salah satu unggahan, Hanny dan sang suami juga tampak menggunakan sebuah kardus bekas berukuran besar untuk meja menaruh barang-barang perintilan.
(LZ)
Editor : Laila Zakiya