SOLOBALAPAN.COM - Para konsumen sempat digegerkan dengan video viral yang menunjukkan seekor tikus di salah satu gerai Dough Lab.
Dalam video yang beredar di media sosial, seekor tikus terlihat berada di dalam etalase toko di gerai Dough Lab.
Gerai Dough Lab yang dikunjungi tikus itu diketahui berada di kawasan PIK Avenue.
Dalam video berdurasi 12 detik yang beredar di media sosial TikTok hingga X, terlihat seekor tikus berbulu abu-abu sedang mencicipi sebuah kue yang terpajang di dalam etalase.
Terlihat nama varian 'Gold Digger' di deretan kue yang diicipi oleh tikus tersebut.
Para karyawan terlihat tak menyadari adanya seekor tikus yang berada di dalam etalase kue tersebut.
Pasalnya, gerai tersebut terlihat sepi dan tak ada satupun karyawan yang bejaga di bagian depan.
Setelah viralnya video tersebut, Dough Lab PIK sempat menutup gerainya selama 3 hari.
Mereka juga memusnahkan produk yang ada pada saat kejadian.
Setelah kejadian tersebut, Dough Lab PIK Avenue akhirnya memutuskan untuk menutup gerainya tersebut.
Pengumuman tersebut disampaikannya dalam keterangan tertulis pada 31 Mei 2024.
Dikatakan tim manajemen Dough Lab, komitmen mengenai kualitas dan higienitas makanan adalah yang utama dalam bisnisnya.
Sehingga atas insiden yang terjadi, tim manajemen lantas mengambil keputusan untuk menutup gerai tersebut.
"Insiden ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan kami akan memastikan tidak terjadi kembali," tulis dalam keterangan tertulis pihak manajemen Dough Lab.
Melalui pernyataannya, Dough Lab mengatakan akan membuang produk dan kemasan yang dipasang serta alat dapur yang mereka gunakan.
Dough Lab juga mengganti seluruh showcase display dan kemudian meminta pakar untuk mengendalikan hama serta berkoordinasi dengan manajemen mal.
"Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan selama penutupan sementara ini. Kami dengan penuh semangat menantikan kesempatan untuk melayani pelanggan kembali dan berharap dapat menyambut Anda segera. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan," pungkasnya. (LZ)
Editor : Laila Zakiya