Melalui unggahan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, muncul sebuah poster yang menunjukkan tampang Budisatrio Djiwandono yang merupakan keponakan Prabowo Subianto, bersama dengan Kaesang Pangarep, adik Gibran Rakabuming Raka.
Keponakan Prabowo Subianto dan Kaesang Pangarep itu digadang-gadang bakal maju untuk Pilkada Jakarta 2024.
Sufmi Dasco Ahmad juga menuliskan kata-kata Cagub dan Cawagub DKI Jakarta dilengkapi dengan tulisan 'For Jakarta 2024' dalam unggahannya itu, yang semakin menguatkan dugaan duet tersebut di Pilkada Jakarta 2024.
Jika nantinya benar maju di Pilkada Jakarta 2024, Kaesang Pangarep dinilai belum pantas.
Pasalnya, Kaesang Pangarep merupakan kelahiran tahun 1994 tepatnya pada bulan Desember, sehingga ia diketahui belum cukup umur untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024.
Diketahui, syarat untuk maju dalam Pilkada adalah berumur setidaknya 30 tahun untuk maju sebagai Cagub atau Cawagub.
Aturan usia itu tercantum dalam Pasal 7 ayat (2) huruf e Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang yang terakhir kali diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 (UU Pilkada).
Walaupun kedua belah pihak yang diduetkan belum memberikan komentar, namun masyarakat kembali mulai membahas mengenai isu dinasti politik usai munculnya poster tersebut.
'Nyesal gue milih 02... Dinasti warrior' tulis akun @/th*******li.
'Hebatt the power of KELUARGA Negeri ini lama2 jadi milik Pribadi yang haus kekuasaan & harta' komentar @/ma*****aa.
'Belum juga dilantik ? Dah keliatan dinasti politiknya?? Akibat Revolusi Mental ? Semua keluarga dijadikan Pejabat' sindir akun @/to********88.
'the real dinasti' tambah komentar @/su********ya.
Unggahan Sufmi Dasco itu juga terlihat diunggah ulang oleh Raffi Ahmad melalui Instagram pribadinya.
Raffi Ahmad, dalam unggahannya, mengaku mendukung pasangan keponakan Prabowo Subianto dan Kaesang Pangarep itu untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024. (LZ)
Editor : Laila Zakiya