SOLOBALAPAN.COM - Pegi alias Perong rupanya bakal menyusul Saka Tatal, yang sebelumnya sudah mengaku tak bersalah dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu, 26 Mei 2024 lalu, Pegi alias Perong menyempatkan mengaku pada para wartawan bahwa dirinya tak bersalah dalam kasus Vina Cirebon.
Padahal saat itu, pihak Polda Jabar tak memberinya kesempatan untuk bicara di hadapan publik usai dirinya diumumkan terlibat dalam kasus Vina Cirebon.
"Izin bicara, saya tidak pernah melakukan itu (pembunuhan Vina), saya rela mati," kata Pegi alias Perong dalam konferensi pers.
Pengakuan Pegi soal dirinya yang jadi korban salah tangkap kemudian semakin dikuatkan dengan pernyataan sejumlah rekan kerjanya.
Diketahui, Pegi selama ini berprofesi sebagai kuli bangunan.
Tiga orang kuli bangunan lain yang pernah bekerja bersama Pegi menyatakan bahwa Polda Jabar memang sudah melakukan kesalahan dengan menangkap pria tersebut.
Pasalnya, Pegi memiliki alibi yang kuat pada malam kejadian pembunuhan Vina tersebut.
Kesaksian mengenai Pegi disampaikan oleh Ibnu dan Robi, dua kuli bangunan lain yang sempat bekerja dengan pria tersebut.
Diungkapkan oleh dua orang tersebut, Pegi masih berada di Bandung saat kejadian pembunuhan Vina Cirebon berlangsung.
Kedua saksi itu bahkan dapat merincikan siapa saja kuli bangunan yang saat itu bertugas.
"(Berangkat ke Bandung) Sama Pegi, sama kang Maman (Suparman), sama saya," ungkap Ibnu, seperti dikutip dari tayangan kanal YouTube Pengacara Toni.
Ibnu menerangkan jika ia dan Pegi sudah berangkat ke lokasi proyek yang berada di Kota Bandung beberapa hari sebelum kejadian pembunuhan Vina Cirebon.
Pengakuan Ibnu juga diperkuat dengan kesaksian dari Robi Setiawan, adik Pegi.
Robi Setiawan menegaskan bahwa pada saat kejadian malam pembunuhan Vina, kakaknya itu sedang berada di Bandung untuk bekerja.
Memang pada saat itu Pegi sempat tak berada di lokasi proyek, namun hal tersebut lantaran ia mengantarkan rekan seprofesinya yakni Bondol hingga ke terminal.
"Enggak, nggak pulang, ada di sana sama saya, tidur sama saya, Robi, sama si bapaknya, kang Parman satunya," jelas Ibnu.
Bahkan ketika kabar pembunuhan Vina sudah beredar, Pegi disebut masih berada di satu lokasi yang sama dengan Ibnu dan rekan lainnya.
"Dengernya kecelakaan lalu lintas, terus yang kedua katanya pembunuhan, saya masih ada di sana sih pak, sama Pegi, Robi, kang Rudi, parman," sambungnya.
Mereka baru kembali ke Cirebon saat proyek pembangunan rumah itu selesai pada bulan Desember lalu.
"Bukan (Pegi pelakunya) pak, bukan, ya dia kayak kena tuduhan, padahal bukan," tukasnya. (LZ)
Editor : Laila Zakiya