Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Pengakuan Teman Kerja Bikin Makin Yakin Pegi alias Perong Hanya Salah Tangkap, Polda Jabar Kecele seperti saat Saka Tatal?

Laila Zakiya • Selasa, 28 Mei 2024 | 01:46 WIB
Teman Kerja Pegi alias Perong ungkap posisi sang pelaku pada saat kejadian kasus Vina Cirebon.
Teman Kerja Pegi alias Perong ungkap posisi sang pelaku pada saat kejadian kasus Vina Cirebon.

SOLOBALAPAN.COM - Usai melakukan konferensi pers pada Minggu, 26 Mei 2024 lalu, Pegi alias Perong dengan lantang mengatakan bahwa dirinya tak bersalah dalam kasus Vina Cirebon.

Padahal saat itu Polda Jabar tak memberinya kesempatan bicara, Pegi alias Perong menyempatkan bicara kepada rekan pers bahwa dirinya tak punya andil di kasus Vina Cirebon.

Pengakuan keluarga Pegi pun juga serupa, Kartini sang ibu juga dengan tegas mengatakan jika putranya tak bersalah dalam kasus Vina Cirebon.

Lantas, Bondol yang merupakan teman kerja Pegi alias Perong seolah memberikan bukti tak terlibatnya pria itu dalam kasus Vina Cirebon.

Dengan keterangan tersebut, publik jadi semakin meyakini bahwa Pegi alias Perong merupakan korban salah tangkap dalam kasus Vina.

"Gak yakin (kalau Pegi bersalah -red), itu sih kalau Pegi itu salah sasaran, salah tangkap," kata Bondol, dikutip dari Instagram @/undercover.id.

Bondol menerangkan bahwa saat itu dirinya dan Pegi sedang ada dalam proyek yang sama.

Dikatakan teman kerjanya itu, Pegi rupanya berada di Bandung pada saat kejadian.

Bondol mengatakan bila saat itu Pegi menawarinya pekerjaan di sebuah proyek pembangunan rumah.

"Berangkat itu tanggal 21 Agustus, dia nelepon ke saya. Bang Bondol, Bang Bondol, lagi ngganggur gak?," ungkapnya.

"Kalau nganggur berangkat aja ke Bandung, ada Parman, ada Ibnu sama saya," ucapnya mengingat ajakan Pegi.

Baca Juga: Polda Jabar Akhirnya Ungkap Peran Pegi alias Perong di Kasus Vina Cirebon, Sang Buron Tampak Gelengkan Kepala, Tak Akui Kesalahannya?

Pekerjaan itu dilakoninya bersama dengan Pegi selama satu minggu.

Bahkan, Bondol mengaku baru pulang dari proyek rumah di Bandung itu pada 27 Agustus.

Dibeberkan Bondol, Pegi ada bersamanya saat detik-detik pembunuhan Vina Cirebon.

Pegi, menurut keterangan Bondol, mengantarkannya pulang hingga ke terminal.

Dengan bukti tersebut, Bondol yakin bahwa tak mungkin Pegi temannya itu menjadi tersangka pembunuhan.

"Tanggal 27 Agustus tahun 2016 jam 8 saya naik angkot, malam habis gajian saya langsung naik angkot Leuwipanjang, naik angkot goldwil sama si Pegi, si Pegi sampai ke angkot saja sampai terminal," ungkapnya.

Bondol bahkan mengaku mengetahui kasus Vina Cirebon itu.

Pasalnya, ketika tiba di Cirebon, ia melihat adanya keramaian di kawasan lokasi kejadian.

"Sekitar jam 11 lebih atau kurang lah sampai ke Cirebon di KM 202 saya turun. Iya kolong jembatan, saya jalan kaki di bawah lihat ada polisi atau banyak orang, saya naik ke atas," kata Bondol.

Rupanya, saat tiba di Cirebon itulah tragedi kematian Vina baru saja terjadi.

Dengan bukti tersebut, Polda Jabar lantas disebut kembali melakukan kesalahan menangkap pelaku.

Padahal sebelumnya, Saka Tatal selaku terpidana yang kini bebas bersyarat juga menegaskan bahwa dirinya adalah korban salah tangkap dalam kasus Vina Cirebon. (LZ)

Editor : Laila Zakiya
#Pegi Alias Perong #saka tatal #polda jabar #Vina Cirebon