Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Miris! Dimas Siswa SMK Lingga Kencana yang Meninggal di Kecelakaan Maut Ciater Sampai Rela Jadi Kuli Pasir Demi Biayai Perpisahannya

Laila Zakiya • Senin, 13 Mei 2024 | 21:57 WIB
Deretan ambulans yang jemput korban kecelakaan maut Ciater.
Deretan ambulans yang jemput korban kecelakaan maut Ciater.

SOLOBALAPAN.COM - Dimas Aditya menjadi salah satu siswa SMK Lingga Kencana yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut Ciater, Subang, Jawa Barat.

Diungkap keluarga, Dimas Aditya yang tercatat sebagai siswa SMK Lingga Kencana itu rupanya begitu antusias saat hendak melangsungkan agenda perpisahan yang berujung maut di Ciater.

Kondisi Dimas Aditya sebelum menjadi korban kecelakaan maut di Ciater dibeberkan oleh Marsiah, keluarga korban.

Marsiah mengatakan bahwa semasa hidupnya, Dimas merupakan sosok yang begitu baik.

Ia punya tekad yang kuat, apalagi Dimas diketahui sudah menjadi yatim setelah sang ayah meninggal dunia saat dirinya berusia 4 tahun.

Kepada keluarganya, Dimas mengatakan bahwa selulusnya dari SMK Lingga Kencana, ia ingin melanjutkan dengan langsung mencari pekerjaan.

Terlebih, kondisi keluarganya membuat Dimas merasa harus mengambil tanggung jawab untuk menghidupi adik-adiknya.

"Kan dia punya adik dua tuh masih kecil-kecil," ungkap Marsiah, seperti dikutip dari YouTube Tribunnews.

Keluarga mengungkapkan bahwa Dimas begitu senang saat akan berangkat ke acara perpisahan bersama teman-temannya di SMK Lingga Kencana.

"Dia kemarin seneng banget wisuda, dia bilang sama ibunya, 'Mi, dedek sudah lulus, dede mau kerja ntar ya kalau sudah lulus'. Dia mah cita-citanya pengin kerja," sambungnya.

Keluarga menerangkan bahwa tak ada yang terasa aneh sebelum Dimas pergi ke acara perpisahan sekolahnya.

Baca Juga: Mantap Berpisah, Tengku Dewi Putri Sempat Beri Ultimatum Begini saat Sang Suami Ketahuan Selingkuh dan Koleksi Ani-ani

"Seneng, seneng aja. Dia minjem sepatu, dia minjem gosokan. Dia minjem alat-alat untuk wisuda, ya seneng aja. Nggak ada gimana-gimana," kata Marsiah.

Rumah duka Dimas Aditya.
Rumah duka Dimas Aditya.

Bahkan saking senangnya akan bepergian bersama teman-temannya, Dimas diketahui menyempatkan diri mencari tambahan penghasilan dengan menjadi kuli pasir.

"Malah sebelumnya dia (sempat) ikut ini dulu, kuli apa ya, main pasir ya, sama temen-temennya, sama yang ini meninggal juga (Mahesya Putra -red)," jelas Marsiah.

"Dia seneng banget dapet kuli-an main pasir, buat nambahin uang jajan," tambahnya.

Sayangnya, Dimas menjadi salah satu dari kesebelas korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Ciater, Subang. (LZ)

Editor : Laila Zakiya
#subang #SMK Lingga Kencana Kota Depok #ciater #kecelakaan maut