SOLOBALAPAN.COM - Kasus dugaan malapraktik yang dilakukan oleh Bidan sekaligus Lurah Zainab di Prabumulih saat ini cukup menyita atensi.
Bahkan sosok ini mendesak agar pihak kepolisian segera turun tangan mengenai dugaan malapraktik yang dilakukan oleh Bidan Zainab.
Adalah dokter Grandika, seorang influencer sekaligus tenaga kesehatan dan pengusaha yang juga turut menyoroti dugaan malapraktik Bidan Zainab.
Ia menegaskan ada 3 hal yang begitu janggal dalam video viral dugaan malapraktik Bidan Zainab.
Satu hal yang paling disoroti oleh dokter Grandika adalah soal sterilisasi yang menjadi hal utama sebagai tugas para nakes, namun justru diabaikan oleh Bidan Zainab.
Pria yang kerap berbagi edukasi lewat Instagramnya ini juga heran lantaran pihak terkait tak bergerak cepat melakukan penyelidikan atas dugaan malapraktk ini.
"Ini yang datang kok cuma inspektorat sama dinkes, ya?," herannya melalui akun Instagram @doktergrand.
Dokter Grandika kemudian mendesak agar pihak kepolisian segera turut andil dalam kasus dugaan malapraktik tersebut.
"Kalau memang sudah ranah malapraktik, maka ini bukan ranahnya dinkes atau inspektorat, ini ranahnya kepolisian loh," sambungnya.
Terlebih menurut pengakuan keluarga, pasien yang diduga menjadi korban malapraktik Bidan Zainab akhirnya meninggal dunia pada Januari 2024 lalu setelah enam kali melakukan cuci darah.
"Apalagi pasiennya akhirnya pindah alam. Wah, ini tindak pidana banget. Kok enggak ada polisinya?" desak dokter Grand.
Diketahui sebelumnya, seorang pasien disebut datang kepada Bidan Zainab karena mengeluhkan sakit pada perutnya.
Namun Bidan Zainab justru meminta pasiennya itu untuk rawat inap dan memberikan suntikan.
Bukannya membaik, kondisi pasien semakin memburuk hingga divonis gagal ginjal setelah akhirnya memutuskan pergi ke rumah sakit. (LZ)
Editor : Laila Zakiya