Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Zainab, Bidan Rangkap Lurah di Prabumulih: Diduga Lakukan Malapraktik hingga Sebabkan Pasien Meninggal

Laila Zakiya • Jumat, 3 Mei 2024 | 23:28 WIB
Bidan sekaligus lurah Zainab diduga lakukan malapraktik pada pasien.
Bidan sekaligus lurah Zainab diduga lakukan malapraktik pada pasien.

SOLOBALAPAN.COM - Geger aksi Zainab, seorang bidan yang merangkap jabatan sebagai lurah di Prabumulih diduga telah melakukan malapraktik terhadap seorang pasien.

Bahkan pasien yang disebut sempat berobat dengan bidan Zainab di Prabumulih itu dikabarkan berakhir meninggal dunia.

Atas dugaan malapraktik yang dilakukan, nama Zainab pun menjadi sorotan dan kisahnya selama menjabat sebagai bidan dan lurah di Prabumulih pun dipertanyakan.

Kisah dugaan malapraktik yang dilakukan oleh Zainab pertama kali muncul melalui unggahan Instagram @voltcyber_v2.

Pengguna akun tersebut mengatakan bahwa saat ini kasus dugaan malapraktik Zainab sudah diketahui oleh Pemkot Prabumulih.

"Perkembangan kasus udah mendapatkan atensi dari Pj walikota setempat. Dan akan buat tim investigasi untuk memeriksa ijin praktek yang bersangkutan," tulis unggahan dalam akun tersebut.

Dugaan malapraktik yang dilakukan oleh Zainab dimulai pada November 2023.

Seorang pasien datang kepada Zainab dan ingin melakukan pengobatan kepada sang bidan.

Padahal pasien tersebut mulanya hanya mengeluhkan sakit maag atau 'mag'.

Ketika berjumpa dengan Zainab, sang bidan kemudian meminta pasien untuk menjalani perawatan selama satu minggu.

Namun ia tak meminta dilakukan cek laborat ataupun CT scan.

Baca Juga: Wisata Solo Raya: Mengintip Kecantikan Lereng Gurung Merapi dari Ekowisata Kali Talang! Unik dan Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

Tanpa sepengetahuan keluarga pasien, Zainab juga menyuntikkan obat-obatan.

Ia berkilah suntikan yang diberikannya punya kandungan yang aman dan sudah resep dari dokter.

Akan tetapi bukannya sembuh, pasien tersebut malah mengeluhkan sakit yang semakin parah.

Sang bidan kemudian datang kembali ke rumah pasiennya dan memberikan kembali suntikan kepada pasien.

Tak lagi percaya dengan Zainab, pasien dan keluarganya akhirnya memutuskan untuk berobat ke rumah sakit.

Dari hasil pengobatan di rumah sakit, terungkap bahwa kondisi pasien tersebut semakin parah.

Kondisi ginjal pasien yang sebelumnya tak apa kemudian diketahui mengalami pembengkakan.

Ia juga divonis oleh dokter untuk melakukan cuci darah secara rutin.

"Setelah pasien cuci darah sebanyak 6x, pasien meninggal dunia pada 22 january 2024," tandasnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, selain menjadi seorang bidan, Zainab juga merangkap jabatan menjadi lurah.(LZ)

Editor : Laila Zakiya
#viral #prabumulih #malapraktik