Soal Warga Beberapa Daerah Lain yang Tolak Imunisasi Polio, Wawali Solo Teguh Prakosa: Harusnya Kepala Daerah Bisa Menyadarkan

Reinaldo Suryo Negoro • Dipublikasikan Selasa, 23 Januari 2024 | 19:31 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa menegaskan para pedagang kuliner Solo dan tukang parkir tidak memasang tarif ugal-ugalan. (ARIS WASKITA/ ANTARA)
Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa menegaskan para pedagang kuliner Solo dan tukang parkir tidak memasang tarif ugal-ugalan. (ARIS WASKITA/ ANTARA)

SOLOBALAPAN.COM - Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa memberikan komentarnya soal warga daerah lain yang menolak imunisasi polio.

Dilansir dari Antara, ada warga beberapa daerah sekitar Solo mengungkapkan penolakan imunisasi polio.

Salah satu yang cukup menyita perhatian adalah penolakan yang terjadi di Kabupaten Karanganyar.

Disebutkan, ada seribu warga Karanganyar yang menolak imunisasi polio.

Selain itu, penolakan juga dikabarkan juga terjadi di Kota Semarang

Mendengarkan penolakan di beberapa daaerah ini, Teguh Prakosa pun menyampaikan saran kepada pemimpin daerah-daerah tersebut.

"Harusnya kepala daerah bisa menyadarkan masyarakatnya bahwa ini penting," ujar Teguh dikutip dari Antara.

"Walaupun di daerah itu tidak ada kasus."

"Nanti ada kasus baru teriak-teriak," katanya.

Teguh Prakosa sendiri juga menjelaskan bahwa tidak ada penolakan imunisasi polio di Solo.

"Solo nggak ada masalah. Itu kan demi kesehatan anak-anak Indonesia," tuturnya. (rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
Sumber : Antara
Teguh Prakosa penolakan solo imunisasi polio