SOLOBALAPAN.COM - Belakangan ini beredar aksi mahasiswa di Aceh yang melakukan pengusiran atau menolak warga Rohingya. Aksi mahasiswa tersebut dinilai kurang baik oleh warganet, yang kemudian menaikkan tagar Rohingya di X.
Dalam video nampak mahasiswa yang menyerbu dan suarakan aksinya secara langsung didepan pengungsi Rohingya.
Pengungsi yang didominasi oleh perempuan dan anak-anak ini histeris karena aksi tersebut. Apalagi ditambah dengan beberapa oknum yang melemparkan barang ke pengugsi.
Aksi ini juga mendapatkan penanganan dari kepolisian, namun massa yang melakukan demo jumlahnya terlalu banyak.
Dilansir dari antaranews ratusan mahasiswa tersebut melakukan aksi dengan membawa pengungsi rohingya ke kantor kemenkunham Aceh.
Dalam aksinya, mahasiswa yang didominasi oleh Universitas Abulyatama ini menuntut DPR Aceh agar mengeluarkan statement untuk menolak pengungsi Rohingya.
Aksi ini mengundang tangis pengungsi dan anak-anak, karena mahasiswa terus mengiring pengungsi ke mobil dan akhirnya dibawa ke Kemenkumham Aceh.
Aksi mahasiswa ini banyak dikomentari oleh warganet, apalagi setelah potongan videonya tersebar di akun X, salah satunya yang diunggah oleh @herricahyadi.
"Padahal saya berharap banyak bahwa mereka yang berpendidikan tinggi bisa mengambil berita dari banyak sisi atau paling tidak menahan diri." komentar warganet yang menyayangkan aksi tersebut.
"Seharusnya orang yang 'berpendidikan' mengerti, berbagai masalah yang terjadi terhadap orang Rohingya karena pada dasarnya mereka tidak mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang baik," tulis warganet.
Warganet justru menyayangkan adanya peristiwa ini, karena tindakan tersebut terbilang kurang pantas apalagi mayoritas dari pengungsi adalah wanita.
Tak hanya itu, ada juga yang membenarkan adanya protes terkait pengungsi Rohingya, namun tidak membenarkan aksinya tersebut. (nda)