SOLOBALAPAN.COM - Belakangan ini beredar video terkait asumsi yang dikeluarkan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
Dalam video tersebut nampak Gielbran Muhammad Noor yang menyampaikan kritiknya kepada Jokowi namun dengan bahasa yang tidak tepat.
Warganet sempat geram dengan ucapan kritik yang disampaikan oleh Gielbran. Dalam kritik tersebut Ketua BEM UGM ini mengatakan dan menobatkan Jokowi sebagai alumnus UGM yang paling Memalukan.
Hal tersebut lantas diimbangi dengan asumsinya terkait Kepemimpinan Jokowi saat ini. Jokowi juga dinilai gagal dalam memimpin negara.
dalam videonya Gielbran mengatakan "saya benar-benar jijik lah, karena dia otak atik tanpa otak, konstitusi Indonesia"
Gilbran juga menyebutkan kata "hina" yang ditujukan kepada Jokowi karena beberapa hal yang dia asumsikan sendiri.
"Akan Jadi Sejarah Yang Paling Hina" ucapnya mengkritik capres dan cawapres yangmana Gibran anak Jokowi yang diketahui menjadi calon Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo.
Selain Ucapan Gielbran, ternyata akun instagram resmi BEM UGM juga membuat postingan yang mengundang komentar dari warganet.
Postingan tersebut merupakan poster dengan gambar Jokowi yang dibuat memakai jas presiden dan jas almamater UGM.
Pada poster tersebut dituliskan "Penyerahan Nominasi Alumnus UGM Paling Memalukan" postingan ini ditujukan kepada Jokowi.
Dari postingan tersebut membuat banyak warganet yang berkomentar dan juga mengkritik cara mereka berasumsi yang kurang tepat.
"Bagi saya yang netral, kalimat yang di ucapkan adek mahasiswa ini menyakitkan. Saya percaya ketua BEM UGM adalah orang yang berilmu dan mahasiswa pilihan. Berilmu itu baik tapi lebih baik lagi berilmu dan beradab" tulis warganet
Memang beberapa kata yang diucapkan oleh Gielbran nampak tidak sesuai dengan etika dan tata krama. Selain itu beberapa kata ini bisa dikatakan sebagai hinaan pada Jokowi.
Niat untuk mengasumsikan pikiran rakyat, namun Gielbran dihujat oleh warganet karena kalimatnya yang kurang sopan.
"Secara tidak langsung UGM menunjukkan kualitas mahasiswanya" tulis warganet
"Kritikan paling bodoh yang pernah saya lihat" komentar warganet
"Kampus besar belum tentu bisa mendidik atitude" ucap warganet yang juga turut mengomentari kampus UGM
Beredarnya video viral ini memberikan pelajaran bagi mahasiswa yang hendak menyampaikan pendapatnya. Kritik memang disarankan namun harus bersifat membangun dan tidak menghujat ataupun menggunakan kalimat kasar. (nda)
"
Editor : Nindia Aprilia