Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tiga Siswa MTS Solo Terseret Ombak Pantai Parangtritis, Begini Kronologinya

Reinaldo Suryo Negoro • Kamis, 7 Desember 2023 | 23:37 WIB
Ilustrasi terseret ombak
Ilustrasi terseret ombak

SOLOBALAPAN.COM - Ombak Pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (7/12) kembali menyeret korban.

Kali ini korban dikabarkan berasal dari tiga siswa MTS Muhammadiyah Surakarta.

Dikutip Solobalapan.com dari Radar Jogja, ketiga korban tersebut adalah Muhammad Faizal Anwar, 14; Aditia Sofyan Ansori, 14; dan Muhammad Adi Dwi Irawan, 14.

Hal ini disampaikan oleh M Arief Nugroho selaku Koordinator SAR Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis.

Dijelaskan, dua korban berhasil diselamat. Dua anak tersebut adalah Aditia Sofyan Ansori dan Muhammad Adi Dwi Irawan.

Di sisi lain, satu korban lain yang bernama Muhammad Faizal Anwar hilang terseret ombak Pantai Parangtritis.

Sosok yang biasa disapa Inug itu lantas membeberkan kronologi dari kejadian saat ketiga bocah tersebut terseret ombak.

Dijelaskan Inug, beberapa siswa putra bermain air saat saat siswi putri berfoto bersama.

“Jumlah rombongan 58 orang, 43 siswa dan 15 pendamping. Kemudian saat siswi putri berfoto bersama, beberapa siswa putra bermain air,” kata Inug, sapaannya, saat dikonfirmasi, Kamis (7/12).

Ketiga korban disebutnya menceburkan diri ke air dan berenang.

Akan tetapi, tanpa sadar mereka berenang di kawasan palung dan terlalu ke tengah.

Saat berenang, ada ombak besar yang datang secara tiba-tiba dan ketiga pelajar itu pun terseret.

Petugas SAR yang mengetahui kejadian itu langsung berenang menyelamatkan para korban.

Dua orang korban, Aditia Sofyan Ansori dan Muhammad Adi Dwi Irawan, berhasil diselamatkan petugas.

Namun, satu korban lain, Muhammad Faizal Anwar langsung hilang ditelan ombak.

“Petugas Satlinmas Rescue WIL III dan DitPolair Polda DIY langsung bergegas mengejar korban dengan berenang,” ungkapnya.

Usaha pencarian saat ini masih dilakukan baik dengan penyisiran dengan papan surfing dan penebaran jaring gadag.

Tak ketinggalan juga koordinasi dengan pihak-pihak terkait serta pembuatan laporan kejadian juga dilaksanakan agar proses pencarian dapat berjalan maksimal.

Kejadian ini seperti ini diketahui bukan pertama kalinya terjadi di Pantai Parangtritis.

Sekitar bulan Oktober lalu, 9 pelajar MTS 2 Magetan juga sempat terseret ombak. Beruntung saat itu kesembilan korban dapat diselamatkan. (rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#siswa mts #terseret ombak #pantai parangtritis #pelajar