SOLOBALAPAN.COM – Kabar duka menyelimuti insan media tanah air. Jurnalis televisi sekaligus news anchor berbakat, Anggia Ebony, dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya pada 13 Maret 2026 atau bertepatan dengan hari ke-23 bulan suci Ramadhan 1447 H.
Kepergian sosok yang akrab disapa Boni ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, hingga pemirsa setia yang kerap menyaksikan penyampaian beritanya yang lugas dan profesional.
Perjuangan Melawan Sakit Sejak 2024
Rekan sesama jurnalis, Dwi Anggia, membagikan momen-momen terakhir kebersamaannya dengan almarhumah melalui unggahan di media sosial.
Terungkap bahwa sejak tahun 2024, Anggia Ebony harus berulang kali menjalani perawatan di rumah sakit.
"Saat itu kondisi Boni masih bolak-balik RS untuk cek kondisinya," tulis Dwi Anggia dalam unggahannya.
Meski hingga kini penyebab pasti meninggalnya belum diungkap secara detail oleh pihak keluarga, rekan-rekannya bersaksi atas ketabahan dan semangat Boni yang luar biasa di tengah cobaan kesehatan.
Kenangan Keputusan Berhijab
Dwi Anggia juga menceritakan kenangan manis saat Boni berkonsultasi mengenai keputusannya untuk mulai mengenakan hijab pada tahun 2024 silam.
Keputusan besar tersebut disambut baik oleh lingkungan kerjanya, termasuk oleh Pemimpin Redaksi tempatnya bertugas.
"Saya menyaksikan keikhlasan dan semangat Boni di saat yang bersamaan," tambah Dwi, mengenang sosok Boni sebagai pribadi yang religius dan profesional.
Ucapan Duka dari Tokoh Media
Kepergian Anggia Ebony memicu gelombang belasungkawa dari tokoh-tokoh jurnalisme dan publik figur ternama.
Nama-nama besar seperti Andromeda Mercury, Aiman Witjaksono, hingga influencer Sherly Annavita turut memberikan penghormatan terakhir di kolom komentar unggahan duka tersebut.
Mendiang dikenal sebagai pembawa berita yang memiliki gaya penyampaian tenang dan sangat kredibel.
Wajahnya yang familiar di layar kaca kini menjadi kenangan manis bagi perjalanan jurnalisme Indonesia. (dam)
Editor : Damianus Bram