SOLOBALAPAN.COM - Usai viralnya Aksi tak senonoh yang diduga dilakukan fans JKT48 terkait petugas kebersihan FX Sudirman mengeluh banyaknya cairan yang diduga sperma berceceran setelah konser idol tersebut.
Namun, fans JKT48 membantah tuduhan yang tidak berdasar terkait berita tersebut di FX Sudirman.
Mereka menegaskan bahwa klaim yang dilaporkan oleh akun Haus Engagement tidak memiliki sumber yang jelas dan kebenarannya tidak dapat dipastikan.
Menurut penggemar JKT48, tuduhan ini mungkin merupakan bagian dari kampanye hitam yang dilancarkan oleh pesaing FX Sudirman atau mal lainnya.
Mereka mengkritisi fokus berita yang lebih banyak pada petugas kebersihan dan FX Sudirman sebagai obyek utama, tanpa menyebutkan secara spesifik siapa yang bertanggung jawab.
Sebagai tanggapan, akun fans JKT48 seperti @Hanif_AF membuat utas pada 10 Juli 2024 di platform X untuk membahas ketidakjelasan ini dan asumsi-asumsi terkait berita tersebut.
Mereka menyoroti bahwa berita tersebut cenderung mengalihkan fokus dari isu yang sebenarnya, dengan tidak menyediakan informasi yang memadai untuk mendukung klaim yang dibuat.
Akun @Hanif_AF menyimpulkan bahwa tuduhan terkait kebersihan di fX Sudirman mungkin merupakan kampanye hitam yang dilakukan oleh pesaing mal.
Mereka berpendapat bahwa tidak ada pihak lain yang memiliki motivasi atau sumber daya untuk melakukan kampanye negatif semacam ini kecuali pesaing bisnis pusat perbelanjaan lainnya.
Menurut Hanif_AF, penggemar idol group lain tidak mungkin melakukan hal ini karena mereka tidak memiliki kemampuan atau sumber daya untuk menyewa copywriter, desainer grafis, atau media untuk menjatuhkan rival mereka.
Oleh karena itu, kemungkinan besar pelaku di balik kampanye ini adalah pesaing pusat perbelanjaan atau media yang ingin bersaing dengan IDN yang menaungi JKT48.
Penyebaran berita seperti ini dianggap sangat berdampak pada citra penggemar JKT48, yang umumnya dikenal karena perilaku mereka yang baik dan sopan.
Hanif_AF menjelaskan bahwa gosip mengenai kondisi kebersihan toilet di fX Sudirman tersebar setelah konser teater JKT48, dan ini mungkin digunakan sebagai bahan untuk merusak reputasi.
Awal Mula Berita Ini Tersebar Menurut Hanif_AF
Gosip mengenai kondisi kebersihan toilet di fX Sudirman pertama kali diangkat oleh sebuah situs berita kecil bernama Harian Massa yang merupakan bagian dari jaringan Promedia Teknologi pada bulan Mei.
Kemudian, sore harinya, topik yang sama diangkat oleh portal berita besar. Biaya untuk menampilkan artikel dan backlink di portal tersebut diperkirakan mencapai 4 juta rupiah hanya untuk satu portal berita.
Meskipun gosip ini diangkat oleh portal besar, sumber beritanya tetap sama, yaitu cuitan dari netizen acak yang tidak memiliki kredibilitas yang jelas.
Gosip mengenai kondisi toilet di fX Sudirman pertama kali muncul di internet pada 8 Januari 2020, dalam sebuah video di kanal YouTube milik Pandji.
Dalam video tersebut, Pandji membahas isu tersebut bersama seseorang yang memiliki hubungan dekat dengan Kyla, mantan anggota JKT48.
Namun, Pandji menegaskan bahwa ini hanyalah gosip dan belum tentu benar.
Sebelum video dari Pandji, gosip ini tidak pernah terdengar sebelumnya. Hanif_AF, akun penggemar JKT48, berpendapat bahwa kemungkinan gosip ini berasal dari sumber internal yang sering berada di fX Sudirman, meskipun hal ini belum bisa dipastikan secara pasti.
Selain itu, mengenai pria yang diduga fans JKT 48 yang melakukan mirror selfie dengan tanpa busana ia pun turut mempertanyakan kebenarannya.
Hanif_AF menyebutkan bahwa meskipun wastafel dalam video yang diunggah memang mirip dengan yang ada di fX Sudirman, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab terkait dengan kejadian tersebut.
Dia menyoroti bahwa informasi seperti di lantai mana kejadian terjadi, jam berapa video diambil, siapa yang terlibat, dan kegiatan apa yang dilakukan di lokasi tersebut, semuanya masih ambigu dan belum tentu terkait dengan penggemar JKT48.
Hanif_AF juga mencatat bahwa selain media kecil dan artikel yang kemungkinan dibayar, tidak ada media mainstream lain yang melaporkan berita ini.
Gosip ini bahkan hanya tersebar luas di platform seperti akun shitpost dan meme, serta di screenshot dari portal harianmassa.id yang hanya memiliki sekitar 1000 pengunjung per bulan. Hal ini menimbulkan keraguan besar terhadap kebenaran berita tersebut.
Sebagai fans JKT 48 Hanif menyayangkan berita negatif ini lantaran reputasi komunitas yang sering disebut 'Wota' ini menjadi tercoreng. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo